Trending

Pemkot Pekanbaru, Agung Nugroho dan Markarius Anwar Serahkan Bantuan Rp1,5 Miliar kepada Provinsi Aceh

 


Pekanbaru- bumimelayumedia.com -, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menunjukkan kepedulian mendalam terhadap musibah yang menimpa masyarakat Aceh Tamiang. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar secara langsung menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa dana senilai Rp1,5 miliar dan logistik senilai Rp500 juta kepada Pemerintah Provinsi Aceh sebagai bentuk solidaritas atas bencana yang melanda wilayah tersebut.

Penyerahan bantuan dilakukan dalam sebuah pertemuan resmi di Banda Aceh, di mana rombongan Pemerintah Kota Pekanbaru diterima langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Bantuan yang totalnya mencapai Rp1,5 miliar itu disiapkan dalam waktu singkat sebagai respon cepat terhadap kondisi darurat yang tengah terjadi di Aceh Tamiang.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar bentuk kepedulian pemerintah daerah, tetapi juga wujud nyata persaudaraan yang mengalir kuat antar sesama anak bangsa. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa rasa kemanusiaan tidak mengenal batas administratif, apalagi ketika saudara sebangsa tengah ditimpa musibah.

“Ini adalah ikatan persaudaraan yang tak terpisahkan antar sesama anak bangsa. Bantuan ini mungkin tidak seberapa besar dibandingkan kebutuhan yang harus dipenuhi, namun kami berharap bisa sedikit meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang,” ujar Agung.

Ia juga menyampaikan doa dan harapan agar seluruh warga yang terdampak diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran bagi seluruh korban. Mari kita doakan agar Aceh lekas pulih dan masyarakatnya bisa kembali beraktivitas dengan tenang,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan langkah cepat yang diambil setelah pihaknya menerima laporan situasi terkini dari pemerintah pusat dan Badan Penanggulangan Bencana Aceh. Tim Pemkot Pekanbaru bersama OPD terkait bergerak mengumpulkan data kebutuhan mendesak, mulai dari obat-obatan, bahan makanan, air bersih, perlengkapan anak, hingga tenda darurat.

Logistik senilai Rp500 juta tersebut dipastikan segera diberangkatkan dalam gelombang pertama distribusi bantuan ke Aceh Tamiang. Pihaknya menegaskan bahwa Pemkot Pekanbaru siap memberikan dukungan lanjutan jika diperlukan.

“Kita bergerak cepat. Bantuan dana dan logistik sudah kami serahkan kepada Pemprov Aceh, agar dapat segera disalurkan kepada warga yang paling membutuhkan. Bila nantinya diperlukan bantuan tambahan, kita siap memikirkan langkah-langkah berikutnya,” jelas Markarius.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Agung Nugroho juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang telah menyambut rombongan Pekanbaru dengan hangat dan terbuka. Ia menilai kolaborasi lintas daerah seperti ini sangat penting untuk memperkuat ketahanan nasional dalam menghadapi bencana.

“Terima kasih kepada Gubernur Aceh, Pak Muzakir Manaf, yang sudah menerima kami dengan baik. Semoga bantuan ini, sekecil apa pun, dapat membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat Aceh Tamiang,” tuturnya.

Gubernur Aceh dikabarkan mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Pemkot Pekanbaru, seraya menyampaikan bahwa solidaritas semacam ini adalah modal sosial penting bagi bangsa Indonesia dalam melewati berbagai tantangan.

Bencana yang melanda Aceh Tamiang beberapa hari terakhir telah menyebabkan kerusakan pada permukiman warga, kerugian ekonomi, hingga mengakibatkan ribuan masyarakat harus mengungsi. Dalam situasi genting seperti itu, bantuan dari berbagai daerah sangat berarti untuk membantu pemulihan cepat.

Pemkot Pekanbaru berharap kontribusi mereka dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk turut memberikan bantuan, karena musibah besar membutuhkan kolaborasi besar pula.

Dengan diserahkannya bantuan bernilai total Rp1,5 miliar tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru menegaskan komitmennya sebagai bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia yang saling menopang dalam situasi sulit. Dukungan ini menjadi bukti bahwa di tengah ujian, persatuan dan kepedulian tetap menjadi kekuatan utama bangsa.

Lebih baru Lebih lama