Trending

114 PMI Dipulangkan dari Malaysia Telah Tiba di Dumai

 


Dumai, bumimelayumedia.com - Sebanyak 114 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah dipulangkan dari Malaysia dan tiba di Pelabuhan Dumai pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 16.25 WIB. Mereka menempuh perjalanan laut menggunakan Kapal Indomal Dynasty setelah sebelumnya menjalani penahanan di Depot Tahanan Imigresen (DTI) Machap Umboo, Melaka.

Data dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia Johor Bahru mencatat, total PMI yang dipulangkan terdiri atas 71 laki-laki dan 43 perempuan. Mereka berasal dari berbagai provinsi, di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Jawa Timur, Riau, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, serta daerah lainnya.

Setibanya di Dumai, para PMI langsung disambut oleh tim Direktorat Kepulangan dan Rehabilitasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Riau (BP3MI) dan Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Kota Dumai (P4MI). Tim KJRI Johor Bahru turut mendampingi proses pemulangan hingga tiba di tanah air.

Seluruh PMI menjalani pemeriksaan dokumen oleh petugas Imigrasi serta pemeriksaan kesehatan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan Pelabuhan. Hasil pemeriksaan menunjukkan beberapa PMI membutuhkan perhatian khusus.

Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, menyampaikan terdapat satu PMI dalam kondisi hamil enam bulan, satu mengalami gangguan kejiwaan, satu menderita tuberkulosis (TBC), dan satu lainnya sakit hernia.

“Semua dalam kondisi stabil. Kami telah melakukan penanganan sesuai prosedur dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk tindak lanjutnya,” ujar Fanny, Minggu (1/3/2026).

PMI yang terdeteksi TBC untuk sementara ditempatkan terpisah dan dirujuk ke Dinas Sosial Kota Dumai guna mencegah potensi penularan, sembari menunggu pemulangan ke daerah asalnya di Jambi. Sementara PMI dengan gangguan kejiwaan asal Aceh Tamiang juga mendapat pendampingan khusus sebelum dipulangkan.

Adapun PMI asal Sumatera Utara yang tengah hamil enam bulan dipastikan dalam kondisi sehat. Begitu pula PMI asal NTB yang menderita hernia dinyatakan stabil dan dapat melanjutkan proses kepulangan.

Setelah proses pemeriksaan dan pendataan, para PMI dibawa ke Rumah Ramah Pekerja Migran Indonesia di P4MI Kota Dumai untuk mendapatkan pelayanan lanjutan serta fasilitasi pemulangan ke daerah masing-masing.

Fanny menegaskan pemerintah berkomitmen memastikan setiap PMI yang dipulangkan memperoleh hak dan perlindungan yang layak. Ia juga mengingatkan masyarakat agar bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi guna menghindari risiko hukum dan keselamatan di kemudian hari.

Lebih baru Lebih lama